Kajian Kitab di Majlis Taklim

Majlis Taklim yang sudah berdiri sejak awal pembanguinan Yayasan Soebono mantofani merupakan pendidikan non-Formal yang diselenggarakan oleh Yayasan Soebono Mantofani yang bertujuan untuk memberikan wadah bagi bapak-bapak atau ibu-ibu yang ingin memperdalam pelajaran agama Islam. Bersifat umum yang diselenggarakan setiap Hari Ahad pagi pukul 08.00 sampai dengan 10.00 WIB di Aula Madrasah Tsanawiyah.

Saat ini, pengajian Majlis Ta’lim Soebono Mantofani menggunakan kajian kitab Tanbihul Ghofilin. Adapun pembimbingnya adalah H. Muhammad Wiyono, S.Th.I beliau Alumnus Pondok Pesantren Al-Ishlah Sampurnan Bungah Gresik, kemampuannya membaca kitab kuning sudah diakui oleh pendahulunya almarhum KH. Muhtadi Alawy, terbukti beliau menjadi badal ketika sang Kyai berhalangan. KH Muhtadi Alawiy adalah generasi paling pertama yang banyak berjasa mengembangkan Yayasan Soebono Mantofani, bersama beberapa teman sejawatnya. Kitab Tanbihul Ghofilin yang dikaji saat ini merupakan kelanjutan dari pengajian Pak Haji (begitu panggilan KH. Muhtadi Alawy)

Karena terbuka untuk umum, maka siapapun dipersilahkan untuk mengikuti pengajian ini secara gratis tidak dipungut biaya apapun. Pengajian Majlis Ta’lim diharapkan mampu mewarnai kehidupan sehari-hari di usia yang kian merona. Semoga berlimpah keberkahan bagi pesertanya dan bagi pembimbingnya.. amiin

SELAYANG PANDANG TENTANG KITAB TANBIHUL GHOFILIN
Kitab Tanbihul Ghafilin, yang secara harfiah berarti “Peringatan Bagi Yang Lupa”. Kitab yang ditulis oleh Abu Al-Laits As-Samarqandi (wafat pada tahun 373H atau 983 M). Ulama Tabi’ut Tabi’in, hidup pada awal abad ke-4 Hijriah. Nama lengkapnya adalah Abu al-Layts Mudar Nasir ibn Muhammad al-Samarqandi, seorang Sufi dan Ahli Hukum mazhab Hanafi yang disegani. Di tanah Jawa, Beliau biasa disebut sebagai Mbah Semorokondi. Sebuah nama yang dinisbatkan nama kota yaitu Samarkand terletak di negara Uzbekistan.

Samarkand adalah kota tua berusia lebih dari 2750 tahun; kota indah dengan ribuan masjid yang terletak di jalur sutra antara Cina dan Eropa adalah kota tua yng didirikan pada tahun 700 SM.

Topik-topik yang sangat beragam dimuat dengan kalimat-kalimat yang menyentuh hati, mudah dipahami dan mengilhami pembaca serta kaya akan nilai-nilai kearifan yang merupakan pondasi dan akar kehidupan. Menuju kehidupan yag terang benderang dengan kearifan ber-suri tauladan. Dalam kitab tersebut juga dimuat kisah-kisah yang penuh hikmah bertuuan membimbing kepada jalan kebenaran, toleran, kepatuhan dan pendidikan akhlak kepada sang khalik dan makhluk sesuai porsi agama Islam

Kecuali setiap Hari Minggu pertama setiap bulannya, diselingi dengan kajian kitab Tanqihul Qaul yang dipandu oleh Ust. Usman Badrun, S.Pd, Alumnus salah satu pondok pesantren di Cirebon yang juga pernah nyantri di Ploso Kediri, salah satu kitab klasik (kitab kuning) yang penuh dengan muatan keagamaan yang bersumber dari hadits. Meliputi hadits-hadits syari’ah, tauhid dan akhlak.

Disamping gambaran topik di atas masih banyak topik menarik lainnya yang insyaallah menjadikan kehidupan ini lebih tertata dan beradab, lebih lanjut silahkan datang setiap Hari Ahad pukul 08.00 – 10.00